๑۩๑ Selamat Merayakan Tahun Baru Hijriyah 1435 H, Tetap Perbanyak Shalawat kepada Manusia Terindah, Rasulillah Muhammad Ibni Abdillah ๑۩๑
Senin, 10 Juni 2013

Adab Masuk Pasar Ala Rasulullah

Rasulullah saw dahulu suka masuk pasar, bahkan karenanya orang-orang kafir yang memandang remeh beliau saw. Sindiran orang-orang kafir yang meremehkan Rasulullah saw karena suka ke pasar diabadikan Allah dalam wahyuNya berikut :
“Dan mereka berkata: “Mengapa Rasul itu memakan makanan dan berjalan di pasar-pasar? Mengapa tidak diturunkan kepadanya seorang malaikat agar malaikat itu memberikan peringatan bersama-sama dengan dia?” (QS. Al-Furqon, 25:7)
Rasulullah saw memang masuk pasar dan bahkan beliau lah saw yang pertama kali mendirikan pasar muslim di kota Madinah. Ketika beliau saw melihat berbagai kedzaliman dan kemungkaran yang terjadi di pasar-pasar Yahudi di kota Madinah saat itu. Serorang lelaki mendatangi Rasulullah saw dan berkata
kepadanya, “Demi Ayah dan Ibumu duhai Rasulullah saw, sungguh aku telah melihat sebuah temapt yang cocok untuk padsar, apakah engkau mau pergi melihatnya?”. Maka Rasulullah saw menjawab, “Tentu”. Beliau saw bangkit dari duduknya, dan berjalan menuju tempat yang di maksud, sesampainya di sanan beliau merasa puas, kemudian menghentakkan kali beliau ke tanah tersebut sembari bersabda, “Inilah pasar kalian. Di pasar ini tidak akan dipungut pajak.” (HR. Thabrani dan Ibnu Majah dengan matan sedikit berbeda)

Rasulullah saw kemudian suka masuk ke pasar tersebut. Oleh karena itu ada beberapa sunnah dan adab berhubungan dengan pasar yang seharusnya diamalkan oleh setiap Muslim yang masuk pasar, agar apa yang ia lakukan bernilai ibadah.

   1.   Membaca Doa Masuk Pasar
Salah satu adab terpenting dan berpahala sangat besar adalah doa masuk pasar. Rasulullah saw bersabda, “Barang siapa masuk pasar dan membaca doa berikut:
Laa ilaha illallahu wahdahulaa syariikalah, almulku walahulhamdu, yahyii wayumiitu wahuwa haiyun la yamut, biyadihilkhoir, wahuwa ‘ala kulli syaiin qodir.
Tidak ada Tuhan kecuali Allah, Dia Maha Esa, tidak ada sekutu bagiNya, Dialah pemilik kerajaan, segala puji bagi-Nya. Dia yang menghidupkan dan mematikan. Dia Maha Hidup dan tidak akan pernah mati, Dialah penguasa kebaikan dan Dia Maha Kuasa untuk berbuat sesuatu.
Maka Allah mencatat untuknya satu juta kebaikan, menghapuskan satu juta keburukannya dan meninggikan derajatnya satu juta derajat serta membangunkan untuknya satu rumah di Surga.” (HR. Tirmidzi dan Hakim)

Pahala ini ia peroleh karena di pasar banyak orang yang melupakan Allah, tidak berdzikir kepada Allah, sehingga mereka yang mengingat Allah di tengah orang-orang yang melupakannya mendapatkan pahala yang berlipat ganda

Disamping doa diatas, Rasulullah saw juga mengajarkan doa lain, sebagaimana disampaikan oleh Buraidah ra bahwa dahulu Rasulullah saw jika memasukki pasar membaca doa dibawah ini :
“Bismillah, Allahuma inni asaluka khoirohadzihissuqi wa khoiromaafiihaa, wa a’uudzubika min syarrihaa wa syarrimaafiihaa, Allahuma innii a’uudzubika an ashiibafiihaa yamiinan faajirotan aushofqotan khoosirotan.”
“Dengan nama Allah, duhai Allah, sesungguhnya aku memohon kepadaMu kebaikan pasar ini dan segala kebaikan yang terdapat di dalamnya, dan aku berlindung kepadaMu dari keburukan pasar ini dan semua keburukan yang terdapat di dalamnya. Duhai Allah, aku berlindung kepadaMu dari sumpah palsu dan dari akad jual beli yang merugikan. (HR. Hakim)

   2.   Bersikap Ramah Kepada Pedagang
Setiap Muslim hendaknya bersikap ramah kepada semua orang. Begitu pula ketika berada di pasar, hendaknya ia bersikap ramah kepada para pedagang yang ia jumpai. Saat bertemu dengan mereka dan melakukna jual beli, hendaknya ia menampakkna wajah yang berseri-seri. Rasulullah saw bersabda :
“Neraka diharamkan bagi orang yang lemah lembut, mudah dan dekat (dengan masyarakat).” (HR. Ahmad dan Turmudzi dengan matan sedikit berbeda)
Oleh karena itu, ketika berjual beli, bersikap lembutlah dan tidak berbelit-belit, dan bersikap mudahlah. Sebab Rasulullah saw bersabda :
“Semoga Allah merahmati seseorang yang mudah ketika menjual, mudah ketika membeli dan mudah ketika menuntut haknya.” (HR. Bukhari dan Ibnu Majah)
Doa Rasulullah saw di atas berlaku sepanjang masa bagi orang yang mengamalkannya. Oleh karena itu, agar mendapatkan doa Rasulullah saw diatas, maka kita harus bersikap mudah dalam jual beli.

   3.   Membawa Sendiri Barang Belajaannya
Rasulullah saw pernah ke pasar bersama Abu Hurairah untuk membeli celana. Saat Abu Hurairah ra ingin membawkan celana yang beliau beli, Rasulullah saw tidak mengizinkannya dan beliau bersabda :
“Pemilik barang lebih berhak untuk membawa barangnya sendiri, kecuali jika ia lemah dan tidak mampu membawanya, maka seyogyanya saudaranya sesama Muslim membantunya.” (HR. Baihaqi dan Ibnu Asakir)

   4.  Tidak Berterika-Teriak
Rasulullah saw tidak menyukai kegaduhan. Beliau saw mengajarkan agar umat Islam tidak berteriak-teriak ketika melakukan jual-beli. Beliau saw mencontohkan agar kita bersikap tenang dan santun di pasar.

   5.   Jangan Menggunakan Sumpah Untuk Jual-Beli
Suatu hal yang buruk yang biasa terjadi dalam hal jual beli adalah menggunakan sumpah sebagai saran untuk menyakinkan orang lain. Hal semacam ini dilarang oleh Rasulullah saw. Rasulullah saw bersabda :
“Sumpah bermanfaat untuk barang dagangan, akan tetapi ai menghapuskan keberkahannya.” (HR. Bukhari)
Keberkahan akan hilang, padahal sumpah yang ia lakukan benar, bukan sumpah palsu. Bukan sebuah dusta. Jika ternyata sumpahnya adalah sumpah palsu, maka ia telah berbuat dosa.

    6.   Menjaga Pandangan
Pasar merupakan tempat bercampurnya pria dan wanita. Oleh karena itu, banyak orang yang berbuat dosa dengan pandangannya. Jika kita mampu menahan dan memalingkan pandanngan kita dari yang diharamkan Allah, maka kita akan mendapatkan pahala yang besar di sisi Allah. Rasulullah saw bersabda :
“Pandangan merupakan salah satu anak panah beracun iblis. Barang siapa mampu memalingkan pandangannya karena takut kepada Allah, maka Allah yang Maha Agung dan Mulia akan membalasnya dengan meletakkna dalam hatinya rasa manis iman.” (HR. Hakim)

0 komentar:

Mari Berbagi Ilmu dengan like fanspage and follow twitter kami..

×
Diberdayakan oleh Blogger.



Follow Us on Twitter..

Pengikut